Senin, 01 April 2019

Resume Perangkat Jaringan Komputer

Perangkat Jaringan Komputer
Perangkat jaringan komputer - adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih komputer sehingga dapat saling berbagi data.Perangkat jaringan sangat dibutuhkan mengingat hal ini adalah tool pokok yang harus ada dalam sebuah jaringan komputer.
Macam-macam Perangkat Jaringan :
1.      HUB



Hub atau yang lebih dikenal dengan istilah network hub adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya asalkan masih dalam lingkup jaringan yang sama. Artinya komputer atau perangkat yang terhubung melalui hub ini dapat saling bertukar informasi antara satu sama lain.
Umumnya, perangkat hub memiliki banyak port ethernet yang tentunya berfungsi untuk menghubungkan suatu perangkat ke perangkat lain. Terhubungnya perangkat dengan port hub, maka artinya semua perangkat akan disambungkan pada jaringan LAN. Setelah itu barulah setiap perangkat bisa melakukan pertukaran data satu sama lain dengan sangat mudah.
Ø  Fungsi HUB
Fungsi utama dari HUB yaitu sebagai perangkat keras penerima sinyal dari suatu komputer, dan sebagai titik pusat yang menghubungkan semua komputer ke dalam jaringan. Fungsi lainnya dari HUB antara lain:
1)      Sebagai penyambung dan konsentrator
2)      Sebagai media penguat sinyal kabel UTP
3)      Sebagai media yang memfasilitasi penambahan penghilangan ataupun penambahan workstation
4)      Sebagai penambah jarak network
5)      Menyediakan dan memfasilitasi fleksibilitas dengan mensuport interface yang berbeda
6)      Menawarkan feature-feature yang fault tolerance
7)      Memberikan management yang tersentralisasi
Secara umum, hub dibedakan menjadi 3 jenis, antara lain;
1)      Passive hub, adalah hub yang mempunyai kemampuan untuk menerima dan mengirimkan data dari satu perangkat ke perangkat lain yang terhubung dengan hub
2)      Active hub, adalah hub yang menerima data dari perangkat yang terhubung dengan hub ini. Lalu kemudian mampu untuk memperkuat keamanan data sebelum dikirimkan ke perangkat lain yang terhubung pada hub tersebut
3)      Intelligent hub, yakni adalah hub yang dilengkapi dengan fungsi-fungsi tambahan yang berguna, sehingga dengan itu dapat melakukan pengaturan dan pemeriksaan terhadap arus pergerakan data yang terjadi pada hub tersebut
Ø  Ciri-ciri HUB
1)      Terdiri dari 8,12 atau 24 port RJ-45.
2)      Digunkan pada topologi star.
Ø  Kelebihan HUB
1)      HUB tergolong dalam Layer 1 dalam OSI model (physycal layer)
2)      HUB memiliki banyak port
3)      Pengguna HUB dapat melakukan sharing pada jaringan yang sama
Ø  Kekurangan HUB
1)      HUB tidak mampu membaca paket-paket data
2)      HUB tidak dapat mengetahui sumber dan tujuan data
3)      Kecepatan komunikasi harus dibagi dengan komputer lainnya yang melakukan sharing
Ø  Cara kerja HUB
Hub sebenarnya bekerja dengan menerima data dari perangkat yang terhubung, dan dapat mengirimkannya ke perangkat lain yang juga terhubung dengan port hub bersangkutan. Namun sayangnya, Hub tidak dilengkapi dengan fitur pemilihan pengiriman, sehingga perangkat ini tidak bisa mengetahui tujuan pengiriman data. Oleh sebab itu, hub akan mengirimkan data secara otomatis ke semua perangkat yang terhubung dengan hub.
Tidak dapat memilih tujuan pengiriman data rupanya membuat Hub dirasa tidak begitu efisien jikalau digunakan untuk mengirimkan data secara pribadi. Hal ini dikarenakan hub sendiri secara otomatis akan mengirimkan data ke semua port secara bersamaan, sehingga artinya akan membuat penggunaan bandwidth jaringan meningkat. Maka tidak heran apabila ketika menggunakan hub kerap kali koneksi komputer akan menjadi lambat.
2.      Switch

Switch adalah pengalih jaringan atau sebuah alat yang menjalankan penghubung tidak terlihat penghubung penyekat (segmentation) dari banyak jaringan dengan mengalihkan dengan melihat alamat MAC. Switch pada jaringan dapat dipakai untuk menghubungkan komputer atau penghala pada sebuah area yang terbatas, Switch juga bekerja di lapisan data terhubung (data link). Cara kerja Switchmirip pada jembatan (bridge), namun Switch mempunyai beberapa port menjadikan sering disebut dengna multi port bridge (jembatan pancaporta).
Ø  Fungsi Switch
Fungsi Switch adalah untuk manajemen lalu lintas yang ada di sebuah jaringan komputer, Switch mempunyai tugas mentransfer suatu paket data untuk sampai ke tujuan dengan perangkat yang tepat. Switch ini juga juga mempunyai fungsi mencari jalur yang sangat baik dan optimal serta memastikan pengiriman paket data yang efisien tujuannya.
Ø  Ciri-ciri Switch
1)      Bentuk fisik lebih kecil daripada router.
2)      Harga dan perawatan lebih rendah daripada router.
3)      Memiliki fitur yang bertugas membagi jalur jaringan saja.
4)      Menggunakan topologi star dalam membagi jaringannya.
5)      Area dari sebuah jaringan yang menggunakan switch biasanya berada dalam radius lokal saja, seperti ruangan ataupun kantor.
6)      Pada proses transmisi data, switch hanya membutuhkan informasi dari  server, dan akan langsung meneruskannya ke komputer-komputer client dengan menggunakan line yang ada.
Ø  Kelebihan Switch
1)      Switch mampu memeriksa dan menganalisa setiap paket data yang telah diterima diterima sebelum meneruskan ke alamat tujuan.
2)      Switch mampu menentukan alamat tujuan dan sumber paket data yang telah melaluinya.
3)      Switch mampu untuk mem-forward setiap paket data dengan tepat dan cepat.
Ø  Kekurangan Switch
1)      Harga sedikit lebih mahal daripada HUB dikarenakan switch adalah perkembangan dari HUB.
2)      HUB hanya memiliki satu collision control untuk semua port yang memungkinkan dapat terjadinya bentrok/tabrakan data karena transmisi data hanya dikontrol oleh satu collision.
3)      Hanya dapat menggunakan kabel straight, jadi bila ingin menggunakan kabel cross yang sudah ada harus diubah menjadi kable straight terlebih dahulu.
4)      Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memeriksa suatu paket.
Ø  Cara kerja Switch
Didalam cara kerja switch terdapat 2 arsitektur dasar yang digunakan yaitu :
1)      Switch Cut Through
Cara kerja jenis ini switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya.
2)      Switch Store and Forward
Cara kerja jenis ini berkebalikan dengan Switch Cut Through, yang mana switch jenis ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa suatu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.
3.      Bridge

Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya seperti Ethernet & Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama.
Ø  Fungsi Bridge
1)      Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
2)      Bridge juga dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
3)      Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”. Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi lainnya dari bridge.
Ø  Kelebihan Bridge
1)      Dapat menghubungkan tipe jaringan yang berbeda seperti Ethernet dan Fast Ethernet atau tipe jaringan yang sama
2)      Bridge dapat memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya memperbolehkan proses pengiriman data yang diperlukan oleh bridge.
3)      Dapat menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama paket akan ditolak apabila segmennya berbeda akan diteruskan ke segmen tujuanya.
4)      Dapat mencegah pesan rusak untuk tak menyebar keluar dari satu segmen.
Ø  Kekurangan Bridge
Tidak memperbolehkan melakukan proses pengiriman selain proses pengiriman data yang dibutuhkan oleh bridge dan tidak dapat menentukan segmen dan sumber jika segmenya sama.
Ø  Cara kerja Bridge
Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node atau titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak, dan jika segmennya berbeda, paket paket diteruskan ke segmen tujuan. Dengan demikian bridge juga mencegah pesan rusak agar tidak menyebar keluar dari satu segmen.
Bridge bekerja pada lapisan physical layer dan data link layer, sehingga akan mempengaruhi unjuk kerja LAN bila sering terjadi komunikasi sistem yang berada di LAN yang berbeda yang terhubung oleh Bridge.
4.      Router

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.Berfungsi agar data sampai ke tempat tujuan pada jaringan sesuai yang dikehendaki.
Ø  Fungsi Router
Fungsi utama dari setiap router adalah untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih agar dapat mendistribusikan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
Secara lengkap, adapun beberapa fungsi router adalah sebagai berikut:
1)      Router berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan sehingga user dapat mengirimkan paket data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksi tersebut yaitu dengan mendistribusikan IP address kepada setiap komputer dalam jaringan, baik secara statis ataupun dengan DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol).
2)      Fungsi router berikutnya adalah untuk mentransmisikan informasi atau data dari suatu jaringan menuju jaringan yang lain dimana sistem kerjanya mirip seperti Bridge (jembatan jaringan).
3)      Fungsi router yang lainnya adalah untuk menghubungkan suatu jaringan lokal dengan koneksi DSL (Digital subscriber line) atau yang lebih dikenal dengan DSL router.
Ø  Ciri-ciri Router
1)      Bentuk fisik lebih besar daripada switch.
2)      Harga  dan perawatan lebih besar daripada switch.
3)      Memiliki fitur untuk menentukan rute-rute spesifik yang biasa dilalui oleh sebuah paket data yang ditransmisikan di dalam sebuah jaringan.
4)      Router bisa dalam pembagian jaringannya menggunakan topologi star. Tetapi akan lebih optimal jika menggunakan topologi tree.
5)      Area dari sebuah jaringan yang menggunakan router biasanya berada dalam radius lokal yang lebih luas, seperti jaringan MAN dan WAN, dan jaringan internet.
6)      Pada proses transmisi data, ruter akan mentransmisikan paket data dan juga informasi yang berasal dari server dengan menggunakan tabel routing terlebih dahulu.
Ø  Kelebihan Router
Dapat menyaring proses data dan dapat membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya proses yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lainya.
Ø  Kekurangan Router
Setiap proses pengiriman data harus menggunakan IP address.
Ø  Cara kerja Router
1)      Sebuah komputer client melakukan pengaksesan informasi terhadap sebuah server
2)      Server akan merespon dengan cara mentransmisikan informasi dan paket data
3)      Paket data dan juga informasi akan diteruskan melalui sebuah kabel jaringan, atau bisa melalui konektivitas wireless alias nirkabel
4)      Sebelum mencapai lokasi receiver, alias komputer client, maka paket data dan informasi tersebut akan ‘mampir’ terlebih dahulu di dalam perangkat router.
5)      Router kemudian akan mendefinisikan jalur dan rute tercepat mana yang bisa dilewati oleh paket data dan juga informasi tersebut agar bisa sampai di komputer client tepat waktu.
5.      Access Point

Access point adalah sebuah perangkat dalam jaringan komputer yang dapat menciptakan jaringan lokal nirkabel atau WLAN (Wireless Local Area Network). Access point akan dihubungkan dengan router atau hub atau switch melalui kabel Ethernet dan memancarkan sinyal wifi di area tertentu. Untuk dapat terhubung dengan jaringan lokal yang telah dikonfigurasikan tersebut, perangkat harus melalui access point.
Access point terdiri dari antenna dan transceiver, dan bertindak sebagai pusat pemancar dan penerima sinyal dari dan untuk client server. Access point tidak dapat mengatur aliran data seperti router, access point hanya akan menyambungkan atau tidak menyambungkan suatu perangkat yang mencoba untuk terhubung dengan jaringan, berdasarkan benar atau tidaknya password yang diberikan pengguna perangkat.
Misalkan anda ingin menyediakan akses wifi di ruang kerja atau kamar anda, namun router yang anda miliki di rumah tidak menjangkau area tersebut, maka anda bisa memasang access point. Dengan access point, jumlah perangkat yang terhubung dengan jaringan akan jauh lebih banyak. Namun anda juga tetap dapat membatasi siapa yang dapat terhubung, sebab pengguna harus mengetahui password yang diminta access point untuk dapat masuk ke jaringan lokal anda.
Ø  Fungsi Access Point
Access point berfungsi untuk mengizinkan atau menolak perangkat yang memiliki akses wifi (misalnya laptop, PDA, smartphoe, dkk) untuk terhubung dengan jaringan lokal yang sama.
Secara lebih rinci, access point memiliki fungsi sebagai berikut:
1)      Untuk memancarkan atau mengirimkan sinyal koneksi data dan internet melalui gelombang radio. Semakin baik kekuatan sinyal access point, maka area jangkauannya pun akan semakin luas. Ukuran sinyal biasanya di tuliskan dalam satuan dBm atau mW.
2)      Sebagai Hub, access point akan menghubungkan jaringan lokal yang menggunakan kabel dengan jaringan nirkabel atau wireless.
3)      Untuk mengatur agar access point berfungsi sebagai DHCP (Dynamicc Host Configuration Protocol) Server. Dengan demikian, secara otomatis access point akan dapat memberikan IP Adrees untuk setiap perangkat yang terhubung.
4)      Untuk mengatur akses yang didapatkan suatu perangkat. Akses tersebut diatur berdasarkan MAC Address (Media Access Control) yang merupakan identifikasi unik yang dimiliki oleh network card perangkat.
5)      Untuk menerapkan fitur keamanan Wired Equivalent Privacy atau WEP dan Wi-Fi Protected Access atau WAP. WEP atau yang sering disebut Shared Key Autenthication, merupakan metoda pengamanan jaringan nirkabel (wireless) dengan otentifikasi kecocokan kunci yang di berikan client pada access point. Sedangkan WAP merupakan metoda keamanan yang dibuat untuk melengkapi metoda WEP dengan menambahkan decryption.
Ø  Kelebihan Access Point
1)      Untuk sistem AP dengan melayani banyak pc tentu lebih mudah pengaturan dan komputer client dapat mengetahui bahwa disuatu ruang ada sebuah hardware.
2)      Bila menggunakan hadware khusus
3)      Ini keuntungan yang terakhir sistem security pada model AP lebih terjamak
Ø  Kekurangan Access Point
Jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 yakni kekurangan pada konfigurasi dan kekurangan pada jenis enkripsi yang digunakan WEP.
Ø  Cara kerja Access Point
Access point bekerja saat ada perangkat yang mencoba mengakses jaringan. Biasanya pada layar smartphone akan muncul tampilan yang berisi permintaan pengisian sandi. Selanjutnya access point akan mengatur agar perangkat tersebut bisa terhubung dengan cara mencocokan apakah sandi yang dimasukan ke access point sudah benar atau belum. Apabila sandi yang dimasukan sudah tepat maka akan memberikan alamat IP ke  perangkat supaya bisa terhubung ke jaringan. Access point menyediakan koneksi antara jalur data sinyal RF (Radio Frekuensi) yang dibentuk oleh wifi dengan jalur data elektrik pada kabel ethernet.
6.      LAN Card (NIC)
NIC (Network Interface Card) atau lebih akrab dipanggil LAN Card merupakan perangkat keras jaringan yang berbentuk seperti kartu, dimana fungsi utamanya adalah menghubungkan dua atau lebih komputer / perangkat komputer guna melakukan pertukaran data.
Perangkat ini dapat dihubungkan dengan jaringan komputer menggunakan alamat MAC. Dengan adanya perangkat ini, setiap komputer bisa terhubung dengan jaringan yang dimaksud. Bentuk LAN Card yang sedemikian itu menjadikannya mirip seperti kartu kredit. Ada beberapa tipe LAN Card yang banyak ditemui, misalnya PCMCIA Card yang dapat digunakan di laptop.
Ø  Fungsi LAN Card :
1)      Mewujudkan koneksi fisik bagi masing-masing komputer. Keberadaan LAN Card ‘dapat menyatukan’ semua komputer dalam satu jaringan tertentu. Di saat yang sama, LAN Card bekerja dengan cara membukakan ‘pintu’ bagi semua komputer yang ingin dihubungkan dengan jaringan tersebut.
2)      Menyediakan saluran data. LAN Card tak hanya dengan membukakan pintu bagi masing-masing komputer yang terhubung, tapi juga memberi jalan keluar atas aliran data antar komputer.
Ø  Kelebihan LAN Card :
1)      Mobilitas dan Produktivitas Tinggi,WLAN memungkinkan client untuk mengakses informasi secara realtime sepanjang masih dalam jangkauan WLAN, sehingga meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas. Pengguna bisa melakukan kerja dimanapun ia berada asal dilokasi tersebut masuk dalam coverage area WLAN.
2)      Kemudahan dan kecepatan instalasi, karena infrastrukturnya tidak memerlukan kabel maka instalasi sangat mudah dan cepat dilaksanakan, tanpa perlu menarik atau memasang kabel pada dinding atau lantai. Fleksibel, dengan teknologi WLAN sangat memungkinkan untuk membangun jaringan pada area yang tidak mungkin atau sulit dijangkau oleh kabel, misalnya dikota-kota besar, ditempat yang tidak tersedia insfrastruktur kabel. Menurunkan biaya kepemilikan, dengan satu access point sudah bisa mencakup seluruh area dan biaya pemeliharaannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel)
Ø  Kekurangan LAN Card :
1)      Biaya peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan)
2)      Delay  yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena diversity, teknik spread spectrum dll)
3)      Kapasitas jaringan menghadapi keterbatasan spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti spread spectrum/DS-CDMA) dan keamanan data (kerahasiaan) kurang terjamin.
Ø  Cara kerja LAN Card :
Dua atau lebih komputer tidak akan dapat terhubung satu sama lain jika tidak menggunakan perangkat jaringan, semisal LAN Card. Perangkat keras ini menghubungkan tiap komputer ke jaringan dengan menggunakan alamat MAC. Kinerja LAN Card tidak lepas pengaruhnya dari OSI (Open System Interconnectioons). OSI ini merupakan model teoretis di sebuah jaringan komputer, dan terdiri dari 7 lapisan.
Dua lapisan pertama OSI merupakan lapisan fisik dan juga lapisan data link. Masing-masing lapisan OSI memungkinkan lapisan lain untuk tetap independen. Upaya meng-upgrade atau mengganti satu layer tidak akan mempengaruhi independensi lapisan lain. Hal ini berarti bahwa jika ada perangkat yang menggantikan LAN card, elemen komputer lainnya, seperti protokol, tidak akan berubah.
Fungsi data link dari LAN Card lah yang menyediakan fasilitas penerimaan data biner dari jaringan pada tataran perangkat keras. LAN Card dapat mengenali aliran ini dan bahkan mampu memeriksa kesalahan yang ada. Ketika seorang pengguna komputer yang terhubung dengan jaringan menyalakan komputernya, maka akan terlihat 2 (dua) buah lampu: Satu berwarna hijau, dan satunya lagi berwarna jingga. Lampu jingga akan terus menyala ketika lapisan data link dihubungkan. Hal ini mengindikasikan bahwa kabel tersebut bekerja, ada jaringan dan terdapat aliran data. Adapun lampu kedua, yakni lampu hijau, akan muncul begitu lapisan berikutnya diaktifkan.
7.      Repeater


Repeater adalah alat jaringan kpmputer yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal yang berasal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus ada 2 (dua) alat, yaitu untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal WIFI (accespoint), atau bisa juga sebagai alat penguat sinyal.
Ø  Fungsi Repeater :
1)      Untuk mengover daerah-daerah yang sinyanlnya lemah dari Server (pemancar).
2)      Untuk memperjauh jangkauan sinyal dari Server (pemancar).
3)      Untuk mempermudah akses sinyal WIFI yang berasal dari Server.
Ø  Kelebihan Repeater :
1)      Sebuah digital perangkat yang memperkuat, membentuk ulang, atau melakukan kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital untuk transmisi ulang.
2)      Karena repeater bekerja dengan sinyal fisik yang sebenarnya, dan jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang di kirim.
3)      Dapat memperkuat sinyal.
4)      Repeater bekerja pada lapisan fisik, di lapisan pertama dari model OSI.
5)      Sebuah analog perangkat yang memperkuat input sinyal terlepas dari alam (analog atau digital).
Ø  Kekurangan Repeater :
1)      Tembaga untuk serat
2)      Khusus terhubung media yang berbeda
3)      Memperpanjang jarak fisik jaringan
4)      Repeater harus di tempatkan di tempat yang tinggi.
Ø  Cara kerja Repeater :
Untuk hal ini fungsi repeater yaitu untuk menyebarluaskan jangkuan jaringan Wifi, hal ini dapat dijalankan dengan cara menerima sinyal data dan kemudian dipancarkan lagi. Sebelum dipancarkan kembali, sinyal itu sudah masuk ke repeater yang dikuatkan terlebih dahulu dengan kedua komponen dasarnya yang bertugas untuk menerima data sinyal dari transmitter dan yang kedua memancarkan kembali data sinyal itu.
Sesudah menerima data sinyal dari transmitter, repeater akan menjalankan perubahan frekuensi menjadikan bisa mengeluarkan manfaat untuk sinyal data yang dipancarkan dapat menjadi lebih kuat. Untuk itu sinyal juga akan menjadi lebih kuat dan mempunyai cakupan yang lebih luas. Proses seperti itu, repeater mempunyai dua sistem yang sering dipakai, sistem repeater dalam jaringan dinamakan dengan analog repeater dan digital repeater.
Makna dari analog repeater yaitu sistem repeater yang mengirimkan sinyal data berupa data analog. Analog repeater mengkonsumsi daya listrik sesuai dengan amplitudo atau besaran yang dikirimkan. Sedangkan untuk digital repeater mengirimkan sinyal data berupa bentuk digital. Data seperti itu dikirimkan berupa binary dengan diwakili oleh angka 1 dan 0 dan serta ada proses tambahan.
8.      Modem

Modem adalah (Modulator Demodulator) yaitu perangkat yang berfungsi mengubah sinyal analog ke sinyal digital atau sebaliknya.
Ø  Fungsi Modem
Modem merupakan sebuah perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk komunikasi dua arah yang dapat merubah sinyal digital menjadi sinyal analog begitupun sebaliknya untuk mengirimkan pesan/data ke alamat yang dituju. Atau lebih singkatnya adalah sebagai perantara untuk menghubungkan komputer kita ke jaringan internet.
Ø  Kelebihan Modem :
·         Kelebihan dari modem internal :
1)      Modem ini terpasang langsung dengan slot yang ada di dalam motherboard sebagai penggunaan mdoem jenis ini tidak memerlukan tempat khusus.
2)      Tidak memerlukan adaptor karena kebutuhan daya listrik sudah disediakan oleh komputer itu sendiri.
3)      Penggunaan modem ini lebih berkesan ringkas, praktis, dan rapi karena tidak adanya kabel-kabel yang melintang.
4)      Harganya lebih murah.
·         Kelebihan dari modem eksternal :
1)      Tidak perlu slot ekspansi yang digunakan sehingga slot ekspansi tersebut dapat digunakan untuk hardawre atau komponen lainnya.
2)      Mudah untuk dipindah-pindahkah sehingga dapat dibawa dan digunakan untuk komputer lainnya.
3)      Dilengkapi dengan lampu indikator sehingga kita dapat melihat dengan langsung kinerja dari modem.
4)      Panas yang terjadi pada modem tidak memengaruhi atau menambah panasnya komponen atau hardware lainnya, karena menggunakan adaptor sehingga sumber tegangannya terpisah dengan komponen atau hardware yang ada pada motherboard.
5)      Installasi lebih mudah karena biasanya hanya cukup dengan memasang kabel ke modem dan port seri di komputer serta memasang adaptor dan hubungan ke saluran telepon.
Ø  Kekurangan Modem :
·         Kekurangan Modem Eksternal :
1)      Modem ini memerlukan tempat untuk meletakkannya walaupun kecil.
2)      Penggunaan modem ini terkesan tidak praktis dan tidak rapi karena banyaknya kabel yang digunakan.
3)      Harganya lebih mahal.
·         Kekurangan Modem Internal :
1)      Lebih sulit pada installasinya. Hal ini di sebabkan karena port seri built-in yang dapat bertentangan dengan port seri yang sudah di install di motherboard atau komponen/hardware lainnya.
2)      Lebih sulit untuk menentukan kondisi modem karena tidak adanya lampu indikator yang dimiliki modem.
3)      Panas yang terjadi pada modem akan menambah panas pada komponen hardware lainnya karena daya listrik diperoleh dari power supply pada komputer. Hal ini bisa mempercepat kerusakkan pada hardware lainnya.
4)      Mengorbankan sebuah slot pada mainboard sehingga akan berkurang slot yang akan digunakan untuk hardware lainnya.
Ø  Cara kerja Modem :
Dalam penggunaannya, modem bertugas merubah data dalam bentuk analog dan digital. Saat komputer disambung ke kabel telepon untuk kemudian digunakan berinternet, jika komputer kita akan mengupload/mengirim data, maka informasi/data dari komputer dalam bentuk digital akan diubah oleh modem menjadi bentuk analog untuk dikirim melalui kabel telepon atau media lainnya.
Saat data/informasi analog tadi sampai ke komputer tujuan, maka modem yang ada pada komputer tujuan akan mengubah kembali bentuk data tersebut (analog) menjadi bentuk digital sehingga bisa diproses oleh komputer tujuan tadi.
Begitu pula saat kita men-download data/file, data tersebut merupakan data analog saat berada pada kabel telepon, namun saat masuk ke komputer kita, modem akan seketika mengubahnya menjadi bentuk digital agar bisa ditampilkan. Hal inilah yang memungkinkan komputer-komputer di internet di berbagai belahan dunia bisa berinteraksi satu sama lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Etika Profesi Teknologi Informasi & Komunikasi Pertemuan 14

  TUGAS PERTEMUAN 14 EPTIK CYBER SABOTAGE AND EXTORTION     KELOMPOK : 1.      Irna Prima Sari                (11170490) ...