Minggu, 14 April 2019

Resume Topologi Jaringan



TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan adalah suatu bentuk struktur jaringan yang dibangun/diinstalasi sesuai dengan kebutuhan dan digunakan untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya menggunakan media kabel ataupun media wireless.
Topologi jaringan adalah sebuah desain jaringan computer yang akan di bentuk serta menggambarkan bagaimana komputer dalam jaringan tersebut bisa saling terhubung satu sama lain. Untuk membangun jaringan komputer baik yang berskala kecil atau besar, terlebih dahulu kita harus merancang topologinya.
Dari topologi ini lah kita bisa menganalisa kebutuhan perangkat keras jaringan yang akan digunakan dan cara akses setiap computer yang tergabung dalam jaringan tersebut. Dalam sebuah jaringan komputer jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi biaya yang akan digunakan, model komunikasi yang akan diterapkan serta kecepatan akses dalam jaringan tersebut. Oleh karena itu, Setiap Topologi memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.
Faktor faktor penting yang perlu mendapat perhatian untuk pemilihan topologi adalah sebagai berikut:
1.      Biaya
2.      Sistem apa yang paling efisien yang dibutuhkan dalam organisasi.
3.      Kecepatan
4.      Sampai sejauh mana kecepatan yang dibutuhkan dalam sistem.
5.      Lingkungan
6.      Misalnya listrik atau faktor–faktor lingkungan yang lain, yang berpengaruh pada jenis perangkat keras yang digunakan.
7.      Ukuran
8.      Sampai seberapa besar ukuran jaringan. Apakah jaringan memerlukan file server atau sejumlah server khusus.
9.      Konektivitas
10.  Apakah pemakai yang lain yang menggunakan komputer laptop perlu mengakses jaringan dari berbagai lokasi.
Klasifikasi Topologi Jaringan
1.      Topologi Fisik (Physical Topology).
Topologi ini menjelaskan hubungan perkabelan dan lokasi node atau workstation.
2.      Topologi logik (Logical Topology)
Berasal dari kata “Logic“ yang berarti adalah suatu gambaran bagaimana hubungan yang terjadi antar masing-masing komputer dalam jaringan yang tidak dapat kita lihat, tetapi dapat kita mengalaminya (merasakan). Pengertian secara umum Topologi Logic merupakan topologi yang menggambarkan hubungan secara logika yang terjadi pada masing-masing komputer dalam jaringan.
3.      Topologi Signal (Signal Topology)
Menggambarkan jalur yang dilalui suatu sinyal disaat mereka melintasi jaringan.
Jenis-jenis Topologi Jaringan
1.      Topologi Cincin (Ring Topology)



Topologi ini menghubungkan satu host ke host setelah dan sebelumnya. Secara fisik jaringan ini berbentuk ring (lingkaran). Topologi cincin juga merupakan topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.
Ø Berikut adalah ciri-ciri dari Topologi Ring :
1)      Teknologi IBM yang biasa dipasangkan dengan mesin IBM AS/400
2)      Standar IEEE 802.5
3)      Membentuk “cincin”
4)      Setiap segmen di hubungkan dengan “hub central” MSAU = Multistation Access Unit
5)      Konektor AUI : Attachment User Interface
6)      Teknologi token pasing untuk mengirimkan paket data dalam ring
7)      Jika komputer satu down maka data masih bias mengalir
8)      Discontinue Support
Ø  Keuntungan Topologi Ring :
Hemat Kabel
Ø  Kerugian Topologi Ring:
1)      Peka kesalahan.
2)      Pengembangan jaringan lebih kaku.

2.      Topologi Dual Ring


 
Untuk cara kerjanya sendiri, pada topologi dual ring sama seperti topologi ring akan tetapi topologi dual ring  setiap node memiliki 2 Sehingga setiap perangkat nantinya dapat bekerja sama untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Pada proses penerimaan sinyal serta penerusan sinyal data akan dibantu dengan alat yang bernama token. Selain itu topologi dual ring berfungsi sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi.
Ø  Kelebihan Topologi Dual Ring
Bisa sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi
Ø  Kekurangan Topologi Dual Ring
1)      Lebih Boros Kabel
2)      Saat Pengimpletansi Topologi ini cukup sulit, karena harus mengatur arah data agar tidak terjadi collison
3.      Topologi Bus (Bus Topology).


 
Topologi ini menggunakan satu segment (panjang kabel) backbone, yaitu yang menyambungkan semua host secara langsung. Apabila komunikasinya dua arah di sepanjang ring, maka jarak maksimum antara dua simpul pada ring dengan n simpul adalah n/2. Topologi ini cocok untuk jumlah prosesor yang relatif sedikit dengan komunikasi data minimal.
Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya.
Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).
Ø  Berikut adalah ciri-ciri dari Topologi Bus :
1)      Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris
2)      Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
3)      Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer
4)      Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T
5)      Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
6)      Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain
7)      Susah melakukan pelacakan masalah
8)      Discontinue Support.
Ø  Keuntungan Topologi Bus:
1)      Hemat kabel.
2)      Layout kabel sederhana.
3)      Mudah dikembangkan.
Ø  Kerugian Topologi Bus:
1)      Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
2)      Kepadatan lalu lintas.
3)      Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
4)      Diperlukan repeater untuk jarak jauh.
4.      Topologi Bintang (Star Topology)


 
Menghubungkan semua kabel pada host ke satu titik utama. Titik ini biasanya menggunakan Hub atau Switch. Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
Ø  Berikut adalah ciri-ciri dari Topologi Star :
1)      Topologi yang banyak digunakan sampai saat ini.
2)      Perangkat dihubungkan ke sebuah terminal (hub/switch).
3)      Teknologi Ethernet IEEE 802.3.
4)      Disebut 10Base T.
5)      Konektor RJ-45
6)      Jika salah satu komputer down tidak mempengaruhi yang lain & pelacakan kesalahan sangat cepat.
7)      Akses ke komputer lain lebih cepat & mudah untuk di upgrade.
8)      Jaraknya hanya 100 meter.
9)      Mudah upgrade.
Ø  Kelebihan dari Topologi Star adalah :
1)      Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
2)      Tingkat keamanan termasuk tinggi.
3)      Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
4)      Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Ø  Kekurangan dari Topologi Star
Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti. Penanganan dari kekurangan tersebut adalah dengan disiapkannya node tengah cadangan.
5.      Topologi Hybrid


Topologi Hybrid merupakan penggabungan dari beberapa (dua atau lebih) topologi jaringan yang berbeda. Misalnya ketika suatu jaringan yang menggunakan topologi Ring, digabungkan dengan jaringan lain yang menggunakan topologi star; maka topologi baru yang terbentuk dari gabungan kedua topologi jaringan ini disebut sebagai topologi Hybrid.
Jika jaringan yang digabungkan memiliki jenis topologi yang sama, maka penggabungan kedua jaringan tersebut bukanlah topologi hybrid. Misalnya jaringan dengan topologi bus digabungkan dengan jaringan lain yang juga menggunakan topologi bus, maka penggabungan kedua jaringan tersebut tetap merupakan topologi bus, bukan topologi hybrid.
Ø  Kelebihan Topologi Hybrid
1)      Dapat menyatukan dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda.
2)      Fleksibel dan efisien; dapat diterapkan pada lingkungan jaringan yang berbeda, tanpa perlu merombak topologi jaringan yang telah terbentuk sebelumnya. Selain itu dapat mengurangi space jaringan yang terbuang.
3)      Kustomisasi, memungkinkan penyesuaian cara pengaturan jaringan untuk mencapai tujuan tertentu.
4)      Aliran data dapat bekerja dengan sempurna meskipun berjalan dalam sejumlah lalu lintas jaringan yang berbeda akibat mengkombinasikan berbagai konfigurasi topologi jaringan yang berbeda.
5)      Sangat mudah untuk menambah node atau koneksi peripheral baru, meskipun topologi jaringan berbeda.
6)      Ketika salah satu link dalam jaringan mengalami gangguan, bagian link jaringan lainnya tidak akan ikut mengalami gangguan.
7)      Kecepatan jaringan konsisten sebab menggabungkan kelebihan dan menghilangkan kelemahan masing-masing topologi jaringan.
Ø  Kekurangan Topologi Hybrid
1)      Pengelolaan jaringan cenderung sulit, karena penggabungan beberapa topologi menyebabkan struktur jaringan menjadi rumit dan sukar dipahami.
2)      Biaya untuk membangun topologi ini cukup mahal, sebab menggunakan banyak hub dan kabel untuk menghubungkan jaringan.
3)      Biaya perawatan jaringan juga cukup mahal. Hub harus terus bekerja meskipun salah satu node dalam jaringan tidak bekerja, sebab hub harus mengelola beberapa jenis jaringan sekaligus.
4)      Instalasi dan konfigurasi jaringan rumit, sebab harus menghubungkan beberapa topologi yang berbeda dan disaat yang sama juga harus memastikan semua node berfungsi dengan baik.
6.      Topologi Mesh (Mesh Topology)


 
Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. Komponen utama yang digunakan dalam topologi mesh ini adalah Digital Cross Connect (DXC) dengan satu atau lebih dari dua sinyal aggregate, dan tingkat cross connect (koneksi persilangan) yang beragam pada level sinyal SDH.
Topologi jaringan mesh ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran ini harus disediakan untuk membentuk suatu jaringan topologi mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, dengan n adalah jumlah sentral). Tingkat kerumitan yang terdapat pada jaringan mesh ini sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
Ø  Berikut adalah ciri-ciri dari Topologi Mesh :
1)      Konsep Internet.
2)      Tidak ada client server, semuanya bisa bertindak sebagai client server.
3)      Peer to peer.
4)      Bentuk mesh yang paling sederhana adalah array dua dimensi tempat masing-masing simpul saling terhubung dengan keempat tetangganya.
5)      Diameter komunikasi sebuah mesh yang sederhana adalah 2 (n-1).
6)      Koneksi wraparraound pada bagian-bagian ujung akan mengurangi ukuran diameter menjadi 2 ( n/s ).
7)      Topologi mesh ini cocok untuk hal-hal yang berkaitan dengan algoritma yang berorientasi matriks.
Ø  Keuntungan Topologi Mesh :
Apabila ada salah satu jalur pada komputer putus, komputer masih dapat berhubungan dengan jalur yang lain.
Ø  Kerugian Topologi Mesh :
Penggunaan ethernet dan kabel yang banyak sehingga membutuhkan dana yang besar.
7.      Topologi Hirarki (Hierarchical Topology) / Tree


Topologi Hierarchical yang lebih umum dikenal dengan Topolgi Tree (Pohon) merupakan pengembangan dari topologi bus dan juga topologi Bintang dimana media transmisi satu kabel yang bercabang tetapi loop tidak tertutup. Pada topologi Tree dimulai dari suatu titik (Headend) dimana seperti topologi bintang dan dari situlah kemudian beberapa kabel ditarik bercabang lalu pada setiap cabang terhubung ke beberapa terminal dalam bentuk topologi Bus. Topologi jaringan pohon juga sering disebut dengan topologi jaringan bertingkat dengan beberapa tingkatan simpul atau node.
Ø  Berikut adalah Ciri-ciri Topologi Hierarchical/Tree:
Kombinasi antara topologi bintang dan topologi bus
Ø  Kelebihan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)
Dapat membentuk kelompok yang dibutuhkan
Ø  Kelemahan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)
Bila simpul pada hirarki lebih tinggi tidak berfungsi atau bermaslah maka kelompok lain yang berada dibawahnya akan menjadi tidak efektif.

Tugas Etika Profesi Teknologi Informasi & Komunikasi Pertemuan 14

  TUGAS PERTEMUAN 14 EPTIK CYBER SABOTAGE AND EXTORTION     KELOMPOK : 1.      Irna Prima Sari                (11170490) ...